Komunikasi yang efektif adalah salah satu keterampilan utama yang dibutuhkan di pasar kerja yang terus berubah pada abad ke-21. Setiap individu dituntut untuk mampu ber-interaksi baik secara virtual maupun tatap muka. Salah satu bagian dari komunikasi yang efektif yang sangat penting dipahami adalah memahami audiens karena memahami audiens adalah inti dari komunikasi. Dengan dunia yang serba terkoneksi secara digital dan komunikasi berlangsung melalui berbagai platform digital, pemahaman terhadap audiens akan membantu untuk berkomunikasi lebih efektif dan relevan. Salah satu generasi yang paling banyak terkena dampak dari digitalisasi khususnya dalam komunikasi adalah Generasi Alpha. Istilah generasi alpha ditujukan pada anak yang lahir pada tahun 2010 sampai tahun 2025. Dengan kemampuan memahami audiens akan membantu Generasi Alpha membangun hubungan yang lebih bermakna dengan individu atau kelompok baik di lingkungan digital maupun lingkungan non digital. Selain itu, juga akan meningkatkan empati dan sensitivitas terhadap audiens, meningkatkan kepercayaan dalam komunikasi karena pesan yang disampaikan menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan audiens. Kemampuan ini juga akan membuat Generasi Alpha mampu menyampaikan pesan yang inklusif dan diterima di berbagai konteks.
Copyrights © 2025