Manajemen laba yakni istilah yang dipakai untuk menggambarkan praktik perusahaan memanipulasi angka dalam laporan keuangan untuk meningkatkan tampilan pendapatan, pengeluaran, ataupun informasi yang diungkapkan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menentukan apakah manajemen laba dipengaruhi oleh perencanaan pajak, beban pajak tangguhan, profitabilitas, dan ukuran perusahaan. Program statistik SPSS versi 21 dipakai untuk menerapkan metode pengujian hipotesis dan teknik purposive sampling. Dalam lima tahun pengamatan, total 36 sampel data sekunder dipilih dari laporan keuangan periode 2018-2022 pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil uji statistik secara parsial menunjukan bahwasanya manajemen laba dipengaruhi secara negatif oleh variable perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan, sementara itu dipengaruhi secara positif oleh variable ukuran perusahaan. Meskipun demikian, semua variable independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variable dependen.
Copyrights © 2026