Persediaan suku cadang berperan penting dalam mendukung kelancaran operasional, terutama di sektor alat berat. PT United Tractors Tbk menghadapi tingginya biaya penyimpanan akibat overstock pada beberapa item Spare Part kategori A, yang disebabkan perencanaan persediaan belum mempertimbangkan pola permintaan. Penelitian ini bertujuan: (a) memprediksi penjualan Spare Part kategori A selama 3 bulan ke depan menggunakan metode Time Series Forecasting; (b) menerapkan metode EOQ Probabilistik untuk menghitung jumlah pemesanan optimal; (c) menentukan batas minimum, maksimum, dan reorder point dengan pendekatan Min-Max Stock; serta (d) memberikan usulan kebijakan pengendalian persediaan yang efisien dan berbasis data. Data historis penjualan dianalisis menggunakan metode Moving Average, Exponential Smoothing, dan Decomposition, dengan akurasi diukur melalui MAD, MSE, dan MAPE. Hasil penelitian menunjukkan metode EOQ Probabilistik menghasilkan Total Inventory Cost (TIC) lebih rendah dibandingkan Min-Max Stock dan kondisi aktual, sekaligus mengoptimalkan jumlah pemesanan dan mengurangi frekuensi pembelian. Min-Max Stock tetap efektif dalam menjaga pasokan meski dengan biaya lebih tinggi. Rekomendasi penelitian ini adalah penerapan metode EOQ Probabilistik sebagai strategi utama, disertai pembaruan data secara berkala agar hasil perhitungan tetap relevan.
Copyrights © 2025