Perkembangan teknologi digital yang pesat mempengaruhi cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan, terutama dalam dunia pemasaran online. Dua tren terkini yang memainkan peran penting dalam pengelolaan hubungan pelanggan adalah ephemeral content dan augmented reality marketing. Ephemeral content merujuk pada konten yang hanya dapat diakses dalam jangka waktu terbatas, sementara augmented reality (AR) memberikan pengalaman interaktif yang memungkinkan konsumen untuk mencoba produk secara virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua elemen tersebut terhadap strategi pengelolaan hubungan pelanggan (Customer Relationship Management - CRM) dalam konteks belanja online, dengan fokus pada pengguna di daerah Koja, Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengguna aktif platform belanja online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ephemeral content secara signifikan meningkatkan keterlibatan pelanggan dan menciptakan rasa urgensi untuk berinteraksi dengan merek, yang berujung pada peningkatan kepuasan pelanggan. Di sisi lain, penggunaan augmented reality dalam pemasaran memberikan dampak yang besar terhadap pengambilan keputusan pelanggan dan meningkatkan loyalitas, karena memungkinkan pelanggan untuk merasakan produk secara lebih nyata. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan meningkatkan efektivitas strategi CRM mereka.
Copyrights © 2025