Eskalasi pengembangan wilayah perkotaan tropis telah memperburuk fenomena Urban Heat Island (UHI). Kondisi ini berdampak negatif pada kesehatan, produktivitas, dan konsumsi energi. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka jenis bibliometrik tentang pemanfaatan penginderaan jauh untuk mengukur zona kenyamanan termal. Topik ini telah berkembang dari pengukuran anomali suhu secara fisik menjadi penilaian dengan pendekatan indeks kenyamanan termal. Hadirnya satelit seperti Landsat dan MODIS serta kerangka kerja Local Climate Zone (LCZ) menjadikan pengukuran dan penilaiannya semakin mencerminkan kondisi aktual. Meskipun demikian, tantangan terkait korelasi antara LST dari data satelit dan zona kenyamanan termal masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Selain itu, ada keraguan tentang keakuratan indeks yang dikembangkan di iklim subtropis untuk diterapkan di wilayah tropis. Validasi model dengan pengukuran di lapangan juga masih perlu dikembangkan, terutama di wilayah yang kekurangan data. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, penelitian masa depan perlu mengintegrasikan faktor non-fisik seperti psikologi dan budaya serta memanfaatkan fusi data dan teknologi seperti machine learning, digital twins, dan artificial realities untuk mendukung perencanaan kota yang adaptif dan layak huni.
Copyrights © 2025