Sectio caesarea merupakan prosedur bedah yang sering memicu kecemasan pada pasien pra-operasi, yang dapat memengaruhi kondisi fisiologis dan psikologis mereka secara negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah teknik napas dalam dapat memengaruhi tingkat kecemasan pada pasien pra-operasi sectio caesarea di RSUD dr. Soedirman Kebumen. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 49 sampel dipilih melalui teknik purposive sampling. Untuk mengukur tingkat kecemasan, digunakan lembar observasi dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), baik sebelum maupun sesudah intervensi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan tingkat kecemasan yang signifikan pada pasien pra sectio caesarea setelah mendapatkan intervensi teknik napas dalam. Sebelum intervensi, ada 21 orang (42,9%) mengalami kecemasan berat. Namun, setelah intervensi, angka tersebut berubah drastis menjadi 32 orang (65,3%) yang tidak lagi mengalami kecemasan. Uji Wilcoxon juga mendukung temuan ini dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang menyimpulkan bahwa teknik napas dalam efektif dalam mengurangi kecemasan.
Copyrights © 2026