Masa peralihan yang terjadi pada remaja sering kali membuat remaja mengambil sikap negatif. Perbuatan menyimpang atau negatif yang dilakukan oleh remaja bermacam-macam, salah satu yang dilakukan tanpa disadari adalah catcalling. Catcalling merupakan istilah dalam bentuk verbal berupa komentar maupun siulan dalam mencari perhatian dengan menggunakan atribut seksual tertentu yang dilakukan oleh orang yang dikenal ataupun tidak dikenal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan catcalling pada siswa di SMAN 1 Mlati Sleman. Penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Eksperiment dengan desain penelitian Pre and Post Test Without Control. Sampel yang digunakan 65 responden dengan teknik simple random sampling dengan pengambilan sampel secara acak dari populasi dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan penyuluhan pengetahuan baik sebanyak 9 (13,85%) responden, pengetahuan cukup 42 (64,61%) responden dan pengetahuan kurang sebanyak 14 (21,54%) responden. Setelah diberikan penyuluhan pengetahuan baik 47 (72,31%) responden. Pengetahuan cukup 18 (27,69%) responden dan tidak ada responden dengan pengetahuan kurang. Nilai p-value 0.000 < 0.05, sehingga disimpulkan ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan catcalling pada siswa di SMAN 1 Mlati
Copyrights © 2026