Akses layanan kesehatan pada kelompok marginal, khususnya anak Wanita Pekerja Seks (WPS), masih menjadi tantangan di wilayah kerja Puskesmas Kretek, Bantul, Yogyakarta. Studi ini bertujuan mengidentifikasi strategi promosi kesehatan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi anak WPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada lima informan dan observasi partisipasi. Analisis data menggunakan open code dan dilakukan secara tematik. Strategi promosi kesehatan telah berjalan sesuai teori WHO, mencakup advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan, namun belum ada program khusus untuk anak WPS. Inovasi “Getek Puspita” dikembangkan untuk mengatasi permasalahan yang ada. Strategi promosi kesehatan berjalan baik, namun masih terdapat hambatan seperti kurangnya kesadaran dan partisipasi pendatang. Perlu penguatan program promosi kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan
Copyrights © 2025