PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025

SEBARAN DAN FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS PARU DI KABUPATEN BEKASI – A REVIEW

Firdaus, Anisa Kusuma Dewi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2025

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia dengan jumlah kasus tuberkulosis paru di Indonesia menempati peringkat kedua setelah India dengan Provinsi Jawa Barat sebagai wilayah dengan tuberkulosis tertinggi di Indonesia. Kabupaten Bekasi merupakan salah satu kota/kabupaten dengan kasus tuberkulosis tertinggi di Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui gambaran terkait sebaran dan faktor risiko kasus tuberkulosis paru di Kabupaten Bekasi. Pengambilan data dilaksanakan menggunakan studi literatur dengan pendekatan literature review menggambarkan sebaran beserta faktor risiko kasus tuberkulosis di Kabupaten Bekasi berdasarkan data Kesehatan, kependudukan dan penelitian-penelitian terdahulu. Gambaran kasus tuberkulosis paru tahun 2020 hingga 2024 mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan kasus tuberkulosis tertinggi terjadi di Kecamatan Tambun Selatan. Berbagai faktor dapat menjadi risiko penularan dan kejadian tuberkulosis di Kabupaten Bekasi, seperti kepadatan penduduk, kualitas udara baik dalam maupun luar ruangan, jumlah fasilitas pelayanan kesehatan, ketinggian wilayah, perilaku merokok, dan kepatuhan penderita meminum OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Kepadatan penduduk yang tinggi sebanding dengan tingginya kasus tuberkulosis di suatu wilayah. Kualitas udara dalam rumah berupa luas ventilasi dan pencahayaan alami memiliki hubungan dengan kasus tuberkulosis. Kepatuhan minum obat juga menjadi salah faktor yang menyebabkan meingkatnya kasus tuberkulosis paru di Kabupaten Bekasi. Diperlukan adanya pengawasan terhadap berbagai faktor untuk menekan penularan kasus tuberkulosis di Kabupaten Bekasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

prepotif

Publisher

Subject

Public Health

Description

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum ...