Partisipasi pria pasangan usia subur dalam program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia masih tergolong rendah dan menjadi tantangan dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Ketimpangan penggunaan kontrasepsi yang masih didominasi oleh perempuan menunjukkan bahwa partisipasi pria sebagai akseptor KB belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi suami sebagai akseptor KB di Indonesia berdasarkan teori Lawrence Green, yang mencakup faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025. Artikel dikumpulkan dari Google Scholar, Portal Garuda, dan ResearchGate yang membahas hubungan antara berbagai variabel dengan partisipasi pria dalam KB. Dari hasil pengumpulan data diperoleh 27 artikel ilmiah yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil Literature review teridentifikasi variabel penelitian yang merupakan faktor yang berhubungan dengan partisipasi suami sebagai akseptor KB sebanyak 20 variabel. Variabel yang ditemukan terdiri atas 12 variabel yang termasuk dalam faktor predisposisi. Faktor predisposisi yang ditemukan antara lain : pengetahuan, pendidikan, sikap, jumlah anak, budaya, usia, nilai anak, pekerjaan, motivasi,persepsi sakit, keyakinan, dan pemahaman kontrasepsi. Faktor pemungkin ditemukan sebanyak 5 variabel meliputi ketersediaan informasi, ekonomi, tempat tinggal, akses terhadap pelayaan kesehatan dan jaminan kesehatan. Faktor penguat yang ditemukan ada sebanyak 3 variabel meliputi dukungan istri, petugas kesehatan, dan keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis teori Lawrence Green dapat memberikan gambaran yang komprehensif dalam memahami keterlibatan pria dalam program KB. Oleh karena itu, diperlukan strategi intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan, penguatan dukungan sosial, dan penyediaan layanan kontrasepsi yang ramah pria sebagai upaya mendukung keberhasilan program KB nasional.
Copyrights © 2025