Sejak beberapa tahun terakhir, terutama semenjak pandemi Covid melanda dunia termasuk Indonesia, perhatian kepada industri, kesiapan, ketahanan nasional terhadap isu kesehatan semakin meningkat. Baik Pemerintah di Indonesia, entitas global menyoroti kesiapan atau kemampuan supply manufaktur vaksin yang ada di dunia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan global. Untuk membuat perencanaan pemenuhan permintaan baik dalam negeri maupun global, diperlukan penghitungan, penyelarasan perencanaan di setiap lini operasional sampai didapatkan rencana pemenuhan yang paling akomodatif, akurat dan efektif. Hal ini perlu didukung dengan proses Sales & Operations Planning (S&OP) yang baik, dimana seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan permintaan dan pemenuhan dapat berkoordinasi dalam menjaga keseimbangan permintaan dan pemenuhan. Dalam pelaksanaannya tidak sedikit masalah yang dihadapi seperti distorsi informasi yang dijadikan pijakan, konflik kepentingan antar lini dalam operasional dan penjualan, perbedaan kecepatan dalam menanggapi perubahan, dan data yang belum merujuk kepada one single source of truth. Untuk merespon hal tersebut diusulkan konsep kerangka S&OP yang membuat penyelarasan lintas fungsi pada perusahaan vaksin X di Indonesia menjadi lebih efektif dan efisien. Jurnal ini akan membahas aspek-aspek kunci dari S&OP yang dapat mempengaruhi implementasi proses S&OP di perusahaan. Pendekatan penelitian melalui focus group discussion, wawancara, dan observasi dengan fungsi terkait akan digunakan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan dalam merancang frame work yang tepat untuk perusahaan X. Rancangan kerangka kerja yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan atau acuan untuk memahami pentingnya peran S&OP beserta kerangka kerjanya dalam mencapai target perusahaan dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Copyrights © 2025