Penelitian ini menginvestigasi pengaruh profitabilitas, likuiditas, pertumbuhan penjualan, dan struktur aset terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Sampel penelitian terdiri dari 22 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria memiliki profitabilitas positif dan menyajikan laporan keuangan auditan. Meskipun secara simultan keempat variabel tersebut signifikan, hasil analisis parsial menunjukkan bahwa hanya likuiditas yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal, selaras dengan Pecking Order Theory yang menyatakan perusahaan cenderung mengurangi utang jika memiliki kas internal yang kuat. Hasil penelitian menekankan pentingnya pengelolaan likuiditas dalam keputusan pendanaan perusahaan.
Copyrights © 2025