Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai kebutuhan akademik maupun non-akademik yang memerlukan pengeluaran finansial. Sayangnya, tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan secara bijak dan terencana. Kondisi ini mendorong perlunya pemahaman lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap keuangan dan pendidikan keuangan di keluarga terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa, dengan mempertimbangkan pengetahuan keuangan sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 150 responden sebagai sampel penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, sikap keuangan dan pendidikan keuangan di keluarga berpengaruh positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Artinya, semakin baik sikap keuangan seseorang serta semakin tinggi pendidikan keuangan yang diterima dari keluarga, maka semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangannya. Namun demikian, hasil juga menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan tidak mampu memoderasi hubungan antara sikap keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan. Kesimpulannya, meskipun sikap dan pendidikan keuangan mendukung pengelolaan keuangan, rendahnya pengetahuan keuangan dapat melemahkan pengaruh positif tersebut.
Copyrights © 2025