Studi ini dilaksanakan untuk menelusuri sejauh mana peran media sosial dan komponen daya tarik wisata berdampak terhadap keputusan wisatawan dalam mengunjungi destinasi wisata alam Gunung Papandayan di Garut. Pendekatan yang digunakan terdiri atas metode deskriptif guna menggambarkan situasi di lapangan secara faktual, serta metode verifikatif untuk menguji hubungan antar variabel yang diteliti. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner berbasis skala Likert. Proses analisis dilakukan dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) melalui pendekatan Partial Least Squares (PLS), menggunakan software SmartPLS versi 3. Sebanyak 100 responden, yang merupakan pengunjung TWA Gunung Papandayan dan dipilih dengan teknik accidental sampling, berpartisipasi dalam penelitian ini. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa media sosial dan daya tarik wisata sama-sama berpengaruh positif dan signifikan pada keputusan berkunjung wisatawan, dengan persepsi responden terhadap ketiga variabel berada pada kategori baik.
Copyrights © 2025