Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER

Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Taman Produktif dan Taman Herbal Guna Mendukung Program Hidup Sehat dan Berkelanjutan di Desa Paya Meugendrang

Itawarnemi, Hilmina (Unknown)
Mistah Arzaki (Unknown)
Devia Khairan (Unknown)
Khairul Vyzra (Unknown)
Husna Wiyah (Unknown)
Nazmi Nur Annisa Simatupang (Unknown)
Nabila Yulia Mawardah (Unknown)
Nelly Muasyida (Unknown)
Ulil Abrar (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Sep 2025

Abstract

Optimalisasi lahan kosong menjadi kebun produktif dan kebun herbal merupakan upaya strategis untuk mendukung hidup sehat, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Paya Meugendrang, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat selama 44 hari melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan warga secara aktif. Metode yang digunakan meliputi identifikasi lahan, sosialisasi, perencanaan, penyiapan lahan, penanaman, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi bersama. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pertanian organik, diversifikasi tanaman, dan pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, kebun produktif dan kebun herbal memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan lokal, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesadaran hidup sehat. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa integrasi aspek kesehatan, pangan, dan lingkungan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berpotensi untuk direplikasi di desa-desa lain.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aksikita

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ...