Higiene industri merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit akibat kerja, dengan fokus pada identifikasi, evaluasi, dan pengendalian faktor risiko di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi higiene industri di PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI) berdasarkan pengukuran faktor risiko fisika, kimia, dan biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan pengukuran langsung menggunakan alat ukur sesuai standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor risiko fisika, tingkat kebisingan di beberapa area kerja melebihi Nilai Ambang Batas (NAB), dan pencahayaan masih membutuhkan penanggulang yamh harus diperbaiki. Pada faktor risiko kimia, ditemukan konsentrasi debu yang tidak melebihi NAB di salah satu titik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa beberapa area kerja di PT. SBI memiliki tingkat paparan yang memerlukan tindakan pengendalian. Disarankan perusahaan melakukan pengendalian teknis, menyediakan APD yang sesuai, serta melakukan monitoring dan edukasi secara berkala kepada pekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Copyrights © 2025