Kenaikan tekanan darah dapat disebabkan oleh penggunaan kontrasepsi hormonal dalam jangka panjang sehingga meningkatkan kadar hormon estrogen dan meningkatkan kerja jantung dalam memompa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kenaikan tekanan darah pada akseptor KB implan dan suntik. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik komparasi. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 87 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan pertimbangan peneliti di PMB S Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah catatan rekam medik hasil pengukuran tekanan darah pada kartu KB masing masing akseptor dan tensimeter untuk pengukuran tekanan darah terakhir. Analisis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney dengan hasil p value 0,982 > 0,05 dan p value 0,508 > 0,05 yang berarti H0 diterima atau tidak ada perbedaan kenaikan tekanan darah pada akseptor KB suntik dan implan. Meskipun demikian, akseptor KB hormonal memiliki risiko lebih tinggi mengalami kenaikan tekanan darah sehingga perlu memantau hasil pengukuran tekanan darah.
Copyrights © 2025