Self injury adalah penyakit kejiwaan yang penderitanya jarang sekali diketahui, dan cukup banyak yang mengalami terlebih pada anak muda berusia 18-30 berupa dewasaa muda, sehingga media informasi merupakan sarana yang digunakan dalam mendukung kegiatan pencegahan self injury dengan pengenalan melalui karya Audio Visual dan juga poster kepada masyarakat. Kegiatan media informasi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara penulis dan audiens, melainkan juga sebagai alat untuk memberikan edukasi pemahaman dalam memberikan kebutuhan yang akan menjadi pembelajaran. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis 5W 1H diambil berdasarkan data yang telah diriset dan observasi untuk mengetahui lebih lanjut. Kemudian konsep perancangan, brainstorming, warna, tipografi. Adapun media pendukung dalam media informasi seperti poster dan merchandise
Copyrights © 2025