Karakterisasi merupakan unsur penting yang berperan sebagai penutur cerita. Salah satu karakter menarik untuk dikaji adalah Charlie Barber dalam naskah Marriage Story. Penelitian ini bertujuan memahami unsur-unsur karakterisasi Charlie Barber. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang diterapkan meliputi teori karakterisasi Armantono dan teori dramatik Nurgiantoro. Hasil penelitian menunjukkan Charlie digambarkan sebagai individu gigih, ambisius, namun terbatas secara emosional. Secara fisiologis, ia pria sehat berusia 30-an; secara psikologis keras kepala dan berambisi; secara sosiologis seniman terpandang. Charlie merupakan karakter konsisten dengan sifat rasional dan mengalami perkembangan dalam menghadapi perceraian. Dimensinya mencakup peran sebagai seniman, suami, dan ayah. Karakterisasinya tampak melalui gaya bicara profesional, sikap rasional terhadap Nicole, serta kasih sayang kepada Henry. Pikiran dan perasaannya memperlihatkan kebahagiaan, putus asa, penyangkalan, panik, tekanan, amarah, hingga penerimaan.
Copyrights © 2025