Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat fear of crime berdasarkan risk perception dan gender di Lamongan. Responden penelitian adalah seluruh santri Ma’had Manarul Qur’an Boarding School Paciran, Lamongan yang berjumlah 150 santri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatoris. Pengujian instrumen melalui dua tahap, pertama uji kelayakan dengan teknik expert judgement, kemudian uji coba instrumen (tryout) pada 30 responden. Pengumpulan data menggunakan teknik sampling jenuh. Uji hipotesis menggunakan uji ANCOVA (Analysis of Covariance) dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara risk perception dan gender terhadap fear of crime. Kemudian pada nilai rata-rata fear of crime diketahui dengan rata-rata tertinggi dimiliki oleh santri laki-laki daripada santri perempuan. Maka dapat disimpulkan bahwa, laki-laki memiliki tingkat fear of crime yang lebih tinggi daripada perempuanKata kunci : risk perception, gender, fear of crime, ghasab
Copyrights © 2022