Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya nilai-nilai moral dan etika di kalangan remaja Buddhis, yang menjadi tantangan serius dalam pembentukan karakter generasi muda. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pendidikan karakter Buddhis di Vihara Karu?? Dipa, Palu, dapat membentuk etika keutamaan remaja dalam konteks kehidupan sosial dan spiritual mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan remaja dalam menginternalisasi nilai-nilai Buddhis, mengidentifikasi media dan nilai karakter yang diajarkan, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan karakter yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus dan analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results), serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter seperti Metta (cinta kasih), Karu?? (belas kasih), Mudita (empati), dan Upekkha (keseimbangan batin) ditanamkan melalui aktivitas vihara seperti puja bakti, meditasi, diskusi Dhamma, dan kegiatan sosial. Secara khusus, 38 Berkah Utama (Ma?gala Sutta) digunakan sebagai fondasi utama dalam membentuk etika keutamaan remaja, yang mencakup aspek pribadi, sosial, spiritual, dan moral. Penerapan prinsip-prinsip Ma?gala Sutta terbukti efektif dalam membentuk remaja yang berkarakter luhur, bertanggung jawab, dan memiliki keseimbangan batin dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Copyrights © 2025