Populasi lanjut usia (lansia) meningkat secara global, dengan prevalensi kondisi multi-morbiditas yang memengaruhi pengelolaan obat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi polifarmasi pada pasien geriatri di Poliklinik Penyakit Dalam RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari e-rekam medis pasien geriatri periode Juni–Desember 2024. Data yang dikumpulkan mencakup usia, jenis kelamin, diagnosis, dan jumlah obat yang diberikan. Hasil menunjukkan 63 pasien geriatri, terdiri dari 29 laki-laki dan 34 perempuan, semuanya memenuhi kriteria polifarmasi dengan lebih dari 5 jenis obat per resep. Sebanyak 80,95% pasien menerima lebih dari 10 jenis obat selama perawatan. Temuan ini mengindikasikan perlunya manajemen terapi obat yang lebih hati-hati untuk meminimalkan risiko efek samping dan interaksi obat.
Copyrights © 2025