Penelitian ini bertujuan menemukan solusi optimal untuk mengurangi rugi daya sehingga mengurangi pembuangan energi pada sistem tenaga listrik. Melalui fase optimasi terintegrasi, penelitian ini mengembangkan pendekatan metode GA-PSO-BPNN dengan arsitektur jaringan syaraf tiruan 3-8-6-3 untuk memaksimalkan efisiensi distribusi dan meminimalkan kerugian daya. Untuk mengoptimalkan sistem listrik, metode penelitian ini menggunakan pendekatan perbandingan dengan GA (200 generasi dengan 100 kromosom awal), PSO standar, dan BPNN. Data historis dari PLN untuk periode 2015-2024 digunakan untuk validasi. Dengan waktu komputasi 0.1336 detik, efisiensi distribusi energi 95% dan pengurangan kerugian daya sebesar 2.000.000 MW, data menunjukkan bahwa GA mencapai hasil optimasi. Prediksi BPNN mampu memprediksi hingga sepuluh tahun ke depan dengan angka yang konsisten, sedangkan PSO mencapai hasil optimasi dalam waktu 0.2366 detik, pengurangan kerugian daya sebesar 1.000.000 MW, dan efisiensi distribusi sebesar 95%. Dari awal iterasi hingga akhir, pendekatan GA-PSO-BPNN menunjukkan stabilitas terbaik. Pendekatan ini mampu mengurangi kerugian daya dari data aktual rata-rata PLN sebesar 3.972.55 MW menjadi 200.00 MW, mencapai efisiensi distribusi 99%, dan melakukan komputasi dalam waktu 0.0856 detik. Perkiraan untuk periode 2025-2034, menunjukkan efisiensi stabil sebesar 94.91%-95% dan kerugian daya sebesar 3.654.52-4.369.78 MW, sejalan dengan pola masa lalu. Model ini terbukti memberikan jawaban yang akurat untuk perencanaan strategis jangka panjang dalam bidang kelistrikan, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan sistem kelistrikan yang berkelanjutan dan efektif.
Copyrights © 2025