Diabetes mellitus adalah kondisi yang ditandai oleh tingginya kadar glukosa dalam darah akibat ketidakmampuan pankreas memproduksi hormon insulin secara optimal. Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu diabetes mellitus tipe 1 dan tipe 2. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, jumlah penderita diabetes mellitus di Indonesia saat ini mencapai 19,5 juta jiwa dan diprediksi meningkat menjadi 28,5 juta jiwa pada tahun 2045. Prediksi kunjungan pasien rawat inap diabetes mellitus tipe 2 di masa depan penting sebagai acuan dalam upaya penanganan dan pencegahan penyakit guna menekan angka kejadian. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan morbiditas rawat inap diabetes mellitus di RS X pada periode 2020–2024, dengan metode regresi linier least square untuk menganalisis tren kasus di masa depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa prediksi kasus pada kelompok usia 0–24 tahun meningkat secara bertahap dari 6 kasus di tahun 2025 menjadi 11 kasus pada tahun 2029. Kelompok usia 25–64 tahun mengalami lonjakan signifikan, dari 446 kasus pada tahun 2025 menjadi 823 kasus pada tahun 2029. Selain itu, kelompok usia >65 tahun juga menunjukkan peningkatan yang konsisten setiap tahunnya. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kasus diabetes mellitus tipe 2 diprediksi meningkat pada semua kelompok usia, dengan lonjakan tertinggi pada usia produktif (25–64 tahun) dan tren stabil pada lansia (>65 tahun). Simpulan dari penelitian ini mengindikasikan pentingnya strategi pencegahan berkelanjutan pada usia muda, pengendalian intensif pada usia produktif, serta intervensi kesehatan yang lebih kuat pada kelompok lansia untuk mengurangi risiko di masa mendatang.
Copyrights © 2025