Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertjuan untuk menganalisa Tingkat kerawanan wilayah terhadap kasus DBD di Kecamatan Lumajang tahun 2022 – 2024 secara spasial menggunakan metode overlay dan buffer dalam Sistem Informasi Geografis (SIG). penelitian ini menggunakan data sekunder meliputi suhu udara, kelembapan, curah hujan, kepadatan penduduk, jumlah kasus DBD, dan radius jangkauan nyamuk vektor. Setiap indicator diberi skor dan diklasifikasikan untuk menentukan Tingkat kerawanan wilayah. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan yang dominan adalah suhu udara dan kepadatan penduduk. Terdapat empat Kelurahan dengan Tingkat kerawanan tinggi, yaitu Kepuharjo, Rogotrunan, Jogotrunan dan Tompokersan. Hasil pemetaan spasial memperlihatkan bahwa daerah-daerah tersebut berada pada zona tumpeng tindih risiko yang tinggi berdasarkan analisis buffer. Peta kerawanan ini dapat digunakan sebagai dasar intervensi dalam pengendalian penyakit DBD secara lebih terarah.
Copyrights © 2025