ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Namun pada ibu post partum masih banyak yang mengalami ketidakefektifan proses menyusui karena produksi dan ejeksi ASI yang sedikit. Berdasarkan cakupan pemberian ASI eksklusif di Propinsi Nusa Tenggara Timur pada Juni 2024 adalah 59,3% dan 79,53% pada Desember 2024. Sedangkan di Kabupaten Sikka pada tahun 2023 sebesar 92,97% dan tahun 2024 yaitu 92,73%.Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum sangat penting dilakukan agar bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI salah satunya adalah menggunakan teknik marmet yang bertujuan untuk mengosongkan ASI dari sinus laktiferus sehingga dapat merangsang pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan maternitas post natal care dengan intervensi penerapan teknik marmet terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu post partum di Ruang Nifas RSUD dr. TC. Hillers Maumere. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Total sampel sebanyak 2 orang ibu post partum dengan persalinan normal dan pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Asuhan keperawatan yang diberikan pada kedua ibu post partum selama dua hari memberikan teknik marmet menunjukan adanya peningkatan produksi ASI. Penerapan teknik marmet dapat melancarkan produksi ASI pada ibu post partum.
Copyrights © 2025