Masa nifas ditandai dengan involusi uterus yang berupa penurunan Tinggi Fundus Uteri (TFU). Penurunan yang terlambat dapat meningkatkan resiko perdarahan postpartum. Salah satu upaya untuk mempercepat proses involusi uteri adalah dengan senam nifas otaria, yang dapat memperkuat otot uterus dan memperlancar sirkulasi darah. Tujuan penelitian ini adalah meingkatkan pengetahan dan mengevaluasi proses involusi uteri pada ibu nifas setelah senam nifas otaria. Metode penelitian ini adalah observasi dan intervensi dengan 5 ibu nifas pada hari ke-2 sampai ke-7. Intervensi dilakukan selama 7 hari, meliputi pemantauan kondisi ibu dan pengukuran TFU setiap hari. Kegiatan diawali dengan pengkajian data, memberikan pengetahuan tentang senam nifas otaria melalui pretest dan posttest, serta mengevaluasi proses involusi uteri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20–35 tahun (100%), multipara (60%), dan IMT normal (60%). Tingkat pengetahuan tentang senam nifas otaria meningkat dari kategori kurang (40%) dan cukup (60%) menjadi baik (100%). Hasil pengukuran involusi menunjukkan penurunan TFU optimal hingga pertengahan pusat-simpisis setelah 7 hari.Simpulan : Senam nifas otaria efektif mempercepat involusi uteri dan meningkatkan pengetahuan ibu nifas.
Copyrights © 2025