Dislipidemia, khususnya peningkatan kadar LDL (Low Density Lipoprotein), merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Gaya hidup tidak sehat seperti pola makan tinggi lemak dan rendah serat, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan merokok berkontribusi terhadap kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus nanas (Ananas comosus) dan wortel (Daucus carota) terhadap kadar LDL pada pekerja di PT. Kanitra Mitra Jayautama. Desain penelitian menggunakan quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sejumlah 21 responden laki-laki berusia 19–37 tahun diberikan jus nanas dan wortel sebanyak 280 ml (140 g nanas dan 55,5 g wortel) satu kali per hari selama 14 hari. Data kadar LDL diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan rerata kadar LDL dari 118,8 mg/dL menjadi 91,52 mg/dL. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan penurunan tersebut signifikan secara statistic yaitu 0,003 (p<0,05). Kandungan flavonoid, β-karoten, pektin, vitamin C, dan niasin dalam nanas dan wortel berperan dalam menurunkan kadar LDL. Kesimpulan, jus nanas dan wortel berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar LDL. Intervensi ini dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis bagi penderita dislipidemia.
Copyrights © 2025