Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mempengaruhi pola komunikasi pemasaran di Kabupaten Bondowoso, terutama dengan meningkatnya penggunaan media daring sebagai sarana iklan yang interaktif dan luas jangkauannya. Di sisi lain, media luring konvensional seperti billboard dan media cetak tetap dipertahankan karena kekuatan personal dan kepercayaan yang masih tinggi di kalangan sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap iklan daring dan luring di Kabupaten Bondowoso serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan sikap konsumen. Pendekatan kualitatif eksploratif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, narasi, dan dokumen dari informan yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi yang beragam: sebagian melihat iklan daring sebagai media modern dan interaktif, namun tetap menunjukkan kepercayaan terhadap media luring yang dianggap lebih nyata dan personal. Faktor budaya, pengalaman pribadi, tingkat pendidikan, dan kepribadian berpengaruh besar terhadap persepsi ini. Simpulan penelitian menegaskan pentingnya strategi pemasaran yang mengintegrasikan media daring dan luring secara seimbang agar lebih efektif menyesuaikan dengan karakteristik masyarakat. Rekomendasi dari studi ini adalah agar pelaku usaha memperkuat kehadiran media digital yang interaktif dan membangun kepercayaan melalui konten yang relevan, serta tetap memanfaatkan media konvensional untuk menjangkau segmen tertentu secara optimal.
Copyrights © 2025