Peneliti melakukan observasi pada lokasi penelitian, permasalahan di UPT SDN 4 Amparitaterdapat dalam penggunaan bahasa kedaerahan masih sangat kental, sehingga dalam menyampaikanpembelajaran dengan bahasa baik dan benar siswa kurang memahami apa yang dikomunikasikan olehguru, dan dari tingkat emosional/kesehatan mental siswa masih perlu mendapatkan bimbingan dariguru dan lingkungan, peneliti akan menganalisis, peran komunikasi dalam pembelajaran pendidikanagama Hindu dan budi pekerti di UPT SDN 4 Amparita.Proses pembelajaran di sekolah merupakankegiatan yang sangat penting dan memerlukan komunikasi verbal dan non verbal dalam peningkatankualitas pendidikan, dimana proses belajar mengajar di harapkan dapat mencapai tujuan pendidikannasional dan dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas serta pendidikan yangbermutu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. guru-guru dalam melakukanpembelajaran pendidikan agama dan budi pekerti; 1) terkait jenis komunikasi, guru menggunakandua jenis komunikasi yakni komunikasi verbal dan non verbal. Komunikai verbal merupakankomunikasi yang menggunakan simbol- simbol verbal, baik secara lisan maupun tertulis, Komunikasinon verbal merupakan proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata.2) Penggunaan media pembelajaran sesuai dengan fungsinya yang tepat sangat membantu siswadalam proses belajar mengajar, manfaat media akan memudahkan melalukan interkasi dalam kelas,pengklasifikasian media dalam belajar menyesuaikan tingkat kelas dalam belajar, sehinggatercapinya hasil belajar yang signifikan. 3) Kendala adalah kendala masalah media pembelajaran halini juga dapat disiasati oleh guru dengan memberi contoh-contoh yang ada di sekeliling kita. Kendalayang sulit dihadapi oleh guru adalah minimnya buku ajar, hal ini menjadi kendala yang sangat seriusdalam proses pembelajaran
Copyrights © 2025