Tujuan utama pengkajian berupaya menganalisis kekeliruan menulis/mengetik kalimat/frasa/kata, bahasa dan berbahasa yang ditemukan dalam teks naratif siswa kelas tujuh di SMPN 1 Sanankulon dan mengeksplorasi implikasinya. Penelitian ini secara khusus meneliti berbagai aspek kesalahan ejaan, termasuk tata cara menulis huruf dan penanda kata atau kalimatmya. Strategi riset berbasis qualitative deskriptif, sumber data terdiri dari teks naratif yang dihasilkan oleh siswa kelas tujuh di SMPN 1 Sanankulon. Penafsiran data-data temuan berupa teks dan konteks dianalisis merujuk standart teori Milees-Huberman, melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kesalahan ejaan yang paling umum melibatkan penulisan huruf, yang mencakup 28 kesalahan (40%), diikuti oleh penggunaan kata dengan 27 kesalahan (38,5%), dan tanda baca dengan 15 kesalahan (21,5%). Akibatnya, jenis kesalahan ejaan yang paling sering diidentifikasi terkait dengan penulisan huruf, khususnya yang menyangkut huruf kapital. Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan sistem penulisan berdasarkan PUEBI sesuai dengan standar penulisan akademis yang ditetapkan.
Copyrights © 2025