Miskonsepsi merupakan pemahaman yang bertentangan dengan konsep yang benar atau sebenarnya. Mengidentifikasi miskonsespsi sangatlah perlu dilakukan agar peluang terjadinya miskonsepsi bisa tereduksi. Tes diagnostik digunakan untuk menganalisis miskonsepsi dengan cara mengidentifikasi kesulitan pemahaman siswa dan merumuskan solusi pada konsep yang bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dan reliabilitas instrumen tes diagnostik five-tier (GenTest-T5) dalam mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada konsep gen, alel, dan pewarisan sifat. Instrumen dikembangkan melalui model pengembangan 4-D dan divalidasi oleh ahli materi, asesmen pendidikan, serta guru biologi. Uji validitas dilakukan menggunakan skala Guttman, sedangkan reliabilitas dianalisis dengan rumus Kuder Richardson-20 (KR-20). Uji coba terbatas dilakukan pada 36 siswa kelas XII-6 SMA Negeri 1 Sidayu. Hasil validasi menunjukkan bahwa seluruh butir soal tergolong “sangat valid” dengan rata-rata persentase sebesar 95,91%. Sementara itu, hasil analisis reliabilitas memperoleh koefisien sebesar 0,62, yang menunjukkan bahwa instrumen GenTest-T5 bersifat reliabel. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi pada materi gen, alel, dan pewarisan sifat di tingkat SMA. Kata Kunci: five tier diagnostic test, miskonsepsi, validitas, reliabilitas, SMA.
Copyrights © 2025