Perilaku asertif adalah cara berkomunikasi ideal yang harus dimiliki oleh setiap individu, yakni suatu kemampuan untuk mengkomunikasikan dan mengekspresikan pikiran, perasaan dan kebutuhan, serta mempertahankan hak-hak pribadi secara jujur dan terbuka dengan tetap menghargai perasaan individu lain. Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosi dan perilaku asertif pada dewasa awal pengguna twitter. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel dewasa awal pengguna twitter usia 18-40 tahun sebanyak 218 responden, serta menggunakan alat ukur skala kecerdasan emosi dan skala perilaku asertif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku asertif pada dewasa awal pengguna twitter yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin tinggi perilaku asertif.
Copyrights © 2025