Imunisasi adalah salah satu jenis usaha dalam memberikan kekebalan kepada anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh yang berguna membuat zat antibodi untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Suntikan yang dapat menimbulkan distress pada bayi dan ibu serta dalam jangka panjang berupa trauma akan pengalaman nyeri saat imunisasi. Untuk mengetahui pengaruh kompres air hangat terhadap respon nyeri tempat penyuntikan vaksinasi pentabio pada bayi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian pre-test post-test with control group. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi umur 2-12 bulan, besar sampel 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, instrumen yang digunakan adalah skala FLACC. Hasil dari penelitian ini yaitu mean dari kelompok kontrol 42 dan kelompok eksperimen 78. Data tersebut menjelaskan bahwa adanya pertambahan nilai pada kelompok eksperimen (yang diberikan kompres hangat) dengan hasil lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol (yang tidak diberikan kompres hangat). Hasil analisis univariat Pada variabel umur bayi (kelompok kontrol) Sebagian besar berumur 9-12 bulan yaitu sebanyak 6 bayi (20%), sedangkan pada kelompok intervensi Sebagian besar berumur 6-8 bulan sebanyak 7 bayi (23,3%), Pada variabel jenis kelamin (kelompok kontrol) Sebagian besar berjenis kelamin laki laki yaitu sebanyak 10 bayi (33,3%), sedangkan pada kelompok intervensi Sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 9 bayi (30%). Uji statistik menggunakan uji parametrik yaitu Independent T-Test diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,041 (p-value < 0,05) artinya ada Pengaruh Kompres Hangat Pada Payudara Terhadap Respon Nyeri Tempat Penyuntikan Vaksinasi Pentabio Pada Bayi. Ada Pengaruh Kompres Hangat Pada Payudara Terhadap Respon Nyeri Tempat Penyuntikan Vaksinasi Pentabio Pada Bayi. Diharapkan kompres hangat menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri pasca vaksinasi pentabio pada bayi.
Copyrights © 2025