Dalam era birokrasi modern, capaian kinerja aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya mencerminkan efektivitas individu, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan organisasi publik dalam melaksanakan reformasi birokrasi. Salah satu ukuran kinerja yang strategis adalah Indikator Kinerja Utama (IKU), yang digunakan pemerintah untuk menilai keberhasilan instansi dalam mencapai sasaran pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi kerja dan kepuasan kerja terhadap loyalitas kerja, dan pengaruhnya pada capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PPKTrans) pada periode 2020–2024. Fenomena fluktuasi capaian IKU dalam lima tahun terakhir menunjukkan pentingnya faktor internal sumber daya manusia dalam menentukan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research dan teknik analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Responden penelitian adalah pegawai aktif Ditjen PPKTrans yang bekerja selama minimal 3 tahun. Hasil penelitian diharapkan dapat menguji lima hipotesis, pengaruh langsung kompetensi kerja serta kepuasan kerja terhadap capaian IKU melalui loyalitas kerja sebagai variabel mediasi. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan manajemen kinerja ASN, khususnya dalam meningkatkan efektivitas organisasi sektor publik berbasis indikator objektif. Implikasi praktis dari penelitian ini juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan kebijakan penguatan SDM dalam rangka reformasi birokrasi dan pencapaian target strategis instansi pemerintah.
Copyrights © 2025