Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi pada enam bulan pertamakehidupan yang berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit dan infeksi. ProduksiASI dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya teknik dan frekuensi menyusui.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara teknik menyusui danfrekuensi menyusui dengan produksi ASI pada ibu postpartum di Desa Tanggul Kulon.Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional.Sampel berjumlah 31 responden yang dipilih secara purposive sampling dari 34 populasiibu postpartum. Penilaian keterampilan menyusui dilakukan menggunakan skor LATCH,frekuensi menyusui diukur dengan kuesioner, sedangkan produksi ASI dinilai melaluilembar observasi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dan korelasi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (42%) memiliki teknikmenyusui cukup efektif dengan frekuensi menyusui sering, sehingga menghasilkanproduksi ASI yang cukup. Terdapat hubungan bermakna antara teknik menyusui danfrekuensi menyusui dengan produksi ASI (p = 0,000). Kesimpulannya, peningkatanketerampilan teknik menyusui, khususnya perlekatan dan posisi bayi, serta pemeliharaanfrekuensi menyusui sesuai anjuran, sangat penting untuk mengoptimalkan produksi ASIpada ibu postpartum.
Copyrights © 2025