Gangguan listrik yang tidak terdeteksi dengan cepat dapat menurunkan kualitas pelayanan PLN dan menimbulkan keluhan pelanggan. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan prototipe alat monitoring tegangan dan arus pada gardu distribusi berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor Current Transformer (CT) 100/5 A, Power Meter Schneider DM6200H, mikrokontroler ESP8266, serta database Firebase untuk menampilkan data real-time melalui website. Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian pada gardu distribusi PLN di Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu menampilkan data tegangan dan arus secara real-time dengan tingkat akurasi mendekati pengukuran KWH meter tiga fasa PLN. Sistem ini diharapkan dapat mempercepat deteksi gangguan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2025