Tingginya angka stunting di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura berhubungan dengan kinerja kader posyandu. Peran kader posyandu dalam upaya penurunan prevalensi stunting perlu didukung dengan peningkatan pengetahaun dan keterampilan kader. Pengetahuan dan keterampilan yang baik dari seorang kader akan mendukung peningkatan kinerja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Metode kegiatan adalah sosialisasi dan praktik pembuatan MP-ASI dan PMT. Kegiatan dievaluasi dengan pre dan post test untuk sosialisasi dan lembar checklist terciptanya 4 menu MP-ASI dan PMT. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan skor keseluruhan dari 4 aspek yang dinilai sebesar 2.20 poin. Aspek pengukuran antropometri mengalami peningkatan skor tertinggi. Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan dan mempertahankan kapasitas kader posyandu.
Copyrights © 2025