Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia terutama Negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, menurut WHO, prevalensi anemia dunia berkisar 40-88%. Berdasarkan data di Rumah Sakit Umum Wisata UIT Makassar tahun 2024 terdapat 53,2% dari 592 ibu hamil yang telah diperiksa kadar HBnya menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Rumah Sakit Umum Wisata UIT Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectionalstudy yaitu penelitian yang pengukurannya dilakukan hanya sekali. Dalam hal ini peneliti mencari hubungan antara variabel bebas (faktor risiko) dengan variabel terikat (Anemia pada ibu hamil) dimana dalam penelitian ini faktor risiko anemia yakni umur ibu, paritas, jarak kehamilan dan paritas sebagai variabel bebas/variabel independen dan kejadian anemia sebagai variabel terikat/variabel dependen. Hasil analisis dari penelitian ini terbagi atas 4 faktor utama dan 1 faktor resiko: 1. Terdapat hubungan antara umur dengan kejadian anemia pada ibu hamil 2. Terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian anemia 3. Terdapat hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil 4. Tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kejadian anemia 5. Faktor risiko utama terjadinya anemia pada ibu hamil dari keempat faktor yang diteliti adalah paritas.
Copyrights © 2025