Jurnal Abdi Masyarakat
Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat September 2025

Pemberdayaan UMKM Kuliner Pasar Desa Blahkiuh melalui Digital Marketing dan Standarisasi Hygiene

Wirawan, Kresna (Unknown)
Arthajaya, Gede Sidi (Unknown)
Firmani, Putu Siti (Unknown)
Julianawati, Putu Eva (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2025

Abstract

Program pengabdian masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM kuliner di Desa Blahkiuh, Badung, Bali, dengan mengatasi dua tantangan utama: promosi digital yang terbatas dan standar kebersihan yang tidak optimal di stand kuliner. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan, antara lain pelatihan digital marketing, pembuatan website, dan workshop standardisasi kebersihan. Pelatihan pemasaran digital membekali pelaku UMKM dengan keterampilan memanfaatkan media sosial dan platform online untuk promosi produk, sehingga meningkatkan visibilitas dan pendapatan harian. Pengembangan website desa kuliner berfungsi sebagai etalase digital, memfasilitasi jangkauan pasar yang lebih luas untuk produk kuliner lokal. Lokakarya kebersihan dan pemantauan secara berkala meningkatkan standar kebersihan di stand kuliner, meningkatkan kenyamanan pengunjung dan memperkuat citra Blahkiuh sebagai destinasi wisata kuliner yang berkualitas. Dampak program diukur melalui indikator kuantitatif (peningkatan pendapatan UMKM, jumlah pengunjung, dan adopsi pemasaran digital) dan indikator kualitatif (peningkatan perilaku UMKM dan kepuasan pengunjung). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kapasitas UMKM, profesionalisme, dan daya saing yang signifikan di era ekonomi digital. Inisiatif PKM ini menunjukkan model intervensi yang efektif untuk pemberdayaan UMKM kuliner melalui transformasi digital dan budaya berkualitas, dengan potensi replikasi di desa lain yang menghadapi tantangan serupa.This community service program (PKM) aims to empower culinary MSMEs in Blahkiuh Village, Badung, Bali, by overcoming two main challenges: limited digital promotion and suboptimal hygiene standards at culinary stands. This program is carried out through a series of activities, including digital marketing training, website creation, and cleanliness standardization workshops. Digital marketing training equips MSME actors with the skills to utilize social media and online platforms for product promotion, thereby increasing visibility and daily income. The development of the culinary village website serves as a digital storefront, facilitating a wider market reach for local culinary products. Regular hygiene and monitoring workshops improve hygiene standards at the culinary stand, improve visitor comfort and strengthen Blahkiuh's image as a quality culinary tourism destination. The impact of the program was measured through quantitative indicators (increase in MSME revenue, number of visitors, and digital marketing adoption) and qualitative indicators (improvement in MSME behavior and visitor satisfaction). The results of the study show a significant increase in MSME capacity, professionalism, and competitiveness in the digital economy era. This PKM initiative demonstrates an effective intervention model for the empowerment of culinary MSMEs through digital transformation and quality culture, with the potential for replication in other villages facing similar challenges.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

JAM memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi; tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pelatihan, 2. Pemasaran, 3. Teknologi Tepat Guna (TTG), 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, ...