Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan moderasi beragama melalui peran penyuluh agama di Desa Sungai Duren dalam menanamkan toleransi di masyarakat. Latar belakangnya adalah pentingnya moderasi beragama dalam mencegah konflik sosial, memperkuat kerukunan, dan menumbuhkan rasa saling menghormati antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah penyuluh agama dan masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan moderasi beragama di Desa Sungai Duren berperan krusial dalam menanamkan toleransi dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam. Melalui kegiatan pengajian rutin, bimbingan kelompok pengajian, kelompok pengajian besar, khotbah Jumat, dan bimbingan bagi mantan narapidana, penyuluh agama berperan sebagai pendidik, konsultan, dan advokat, menanamkan nilai moderasi melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan advokasi. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluh agama tidak hanya sebagai penyampai ajaran agama tetapi juga penghubung dengan kebijakan negara dan promotor kerukunan sosial. Oleh karena itu, Desa Sungai Duren dapat menjadi contoh moderasi beragama yang baik di Provinsi Jambi.
Copyrights © 2025