Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengaruh perbandingan sosial dan kebersyukuran terhadap citra tubuh pada wanita dewasa awal. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya perhatian terhadap penampilan fisik pada masa dewasa awal, yang sering kali dipengaruhi oleh interaksi sosial serta tingkat penerimaan diri. Penelitian menggunakan rancangan korelasional dengan tujuan menganalisis hubungan kausalitas antarvariabel. Subjek penelitian berjumlah 100 wanita dewasa awal yang rutin mengikuti kegiatan senam di Desa Pageraji, Desa Paniis, dan Desa Candrajaya. Data dianalisis dengan teknik regresi berganda untuk menguji kontribusi simultan maupun parsial dari kedua variabel bebas. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbandingan sosial dan kebersyukuran secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap citra tubuh dengan kontribusi sebesar 84%. Namun, hasil uji parsial memperlihatkan bahwa perbandingan sosial memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan kebersyukuran dalam membentuk citra tubuh subjek. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun kebersyukuran berperan dalam meningkatkan penerimaan diri, kecenderungan individu untuk membandingkan dirinya dengan orang lain lebih dominan dalam memengaruhi persepsi tubuh. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program intervensi psikologis yang menekankan keseimbangan antara syukur dan pengelolaan perbandingan sosial.
Copyrights © 2024