Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Equity (ROE) terhadap financial distress pada PT Apexindo Pratama Duta Tbk selama periode 2014 hingga 2023. Financial distress diukur menggunakan model Altman Z”-Score yang dimodifikasi, sesuai dengan karakteristik perusahaan publik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, serta teknik analisis regresi linier berganda. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa CR dan DER berpengaruh signifikan terhadap financial distress, dengan nilai t hitung CR sebesar 3,939 (signifikansi 0,008) dan t hitung DER sebesar 2,972 (signifikansi 0,025), keduanya lebih besar dari t tabel 2,447. Sementara itu, ROE tidak berpengaruh signifikan dengan t hitung -1,932 dan signifikansi 0,102 (> 0,05). Uji simultan (uji F) menghasilkan f hitung sebesar 12,481 yang lebih besar dari f tabel 4,76, dengan signifikansi 0,005 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan likuiditas dan struktur permodalan dalam mencegah potensi krisis keuangan pada perusahaan.
Copyrights © 2025