Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji pengaruh di antara discovery learning terhadap kemampuan penalaran matematis dan minat belajar siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes dan angket. Tes berupa posttest dengan materi persamaan garis lurus kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII berjumlah 254 siswa. Dari pengambilan sampel tersebut, terdapat dua kelas yang terpilih yaitu kelas VIII C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan tes tertulis sebagai instrumen utama. Sebelum melakukan analisis perbedaan, terlebih dahulu diuji normalitas data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode uji t-test. Hasil menunjukkan bahwa jika nilai p kurang dari 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, sesuai ketentuan uji hipotesis. Sebaliknya, jika nilai p lebih dari 0,05 maka Ha ditolak dan H0 diterima. Dalam temuan penelitian ini, nilai signifikansi (p) sebesar 0,282, yang berarti lebih besar dari 0,05, sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. Dengan demikian, siswa kelas VIII dari salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung memperoleh manfaat dari penerapan model discovery learning dapat menigkatkan kemampuan penalaran matematis dan minat belajar siswa pada materi persamaan garis lurus.
Copyrights © 2025