Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi kebangkrutan menggunakan metode Springate dan mendeteksi financial statement fraud menggunakan model Beneish M-Score pada perusahaan sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan sektor telekomunikasi yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan website masing-masing perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan kriteria tertentu seperti ketersediaan laporan keuangan selama enam tahun berturut-turut dan penggunaan mata uang rupiah. Dari total populasi, diperoleh 7 perusahaan sebagai sampel, sehingga jumlah amatan mencapai 42 data laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 perudahaan perusahaan yang terindikasi melakukan financial statement fraud dari tahun 2019 sampai taun 2024 yaitu pada PT First Media Tbk (KBLV) dan PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST). Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang berisiko bangkrut juga memiliki kecenderungan melakukan financial statement fraud.
Copyrights © 2025