Latar belakang: Daun Ashitaba (Angelica keiskei) merupakan salah satu tanaman yang telah dimanfaatkan secara empiris. Kandungan kimia ashitaba Angelica keiskei yaitu senyawa alkaloid, saponin, glikosida, flavonoid, triterpenoid dan tannin. Tujuan: untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun Ashitaba (Angelica keiskei) yang menunjukkan efek antibakteri terhadap Escherichia coli. Metode: Menggunakan rancangan eksperimental sederhana. Penelitian terdiri dari 5 perlakuan yaitu pemberian Na. CMC 1% b/v sebagai kontrol negatif, ekstrak daun ashitaba 2% b/v, ekstrak daun ashitaba 4% b/v, ekstrak daun ashitaba 6% b/v dan kotrimoksazol sebagai kontrol positif. Pengujian efektivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode disk diffusion (Test Kirby dan Bauer). Hasil: ekstrak daun ashitaba memiliki efek antibakteri terhadap Escherichia coli. Ekstrak daun ashitaba pada konsentrasi 6% b/v menunjukkan efektivitas antibakteri yang paling besar terhadap Escherichia coli, tetapi efeknya masih lebih kecil dibandingkan dengan pemberian kotrimoksazol sebagai kontrol positif. Simpulan dan saran: Ekstrak daun ashitaba (Angelica keiskei) pada konsentrasi 6% b/v menunjukkan efektivitas yang paling baik terhadap Escherichia coli, tetapi efeknya masih lebih kecil dibandingkan dengan pemberian kotrimoksazol sebagai kontrol positif. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dari daun ashitaba dalam bentuk sediaan terhadap mikroba uji lain, serta meningkatkan konsentrasi dari ekstrak daun ashitaba untuk pengujian yang sama.
Copyrights © 2025