Make Up Artist (MUA) freelance memiliki peran penting dalam industri kecantikan yang terus berkembang, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Dalam menjalankan profesinya, kinerja seorang MUA dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengalaman kerja. Namun, belum banyak penelitian yang membahas sejauh mana pengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja Make Up Artist khususnya freelance. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman kerja terhadap kinerja make up artist freelance di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik puprosive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online kepada 70 responden yang telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun dan bekerja di DKI jakarta. Variabel pengalaman kerja diukur melalui 10 indikator, sedangkan variabel kinerja diukur menggunakan 11 indikator. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji normalitas. uji linearitas,, uji linearitas regresi sederhana, uji determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pengalaman kerja dengan kinerja MUA. Uji korelasi menghasilkan nilai r sebesar 0,809 dengan signifikansi 0,001, yang menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat. Persamaan regresi linear yang diperoleh adalah Y = 25,196 + 1,022X, yang berarti setiap peningkatan pengalaman kerja sebesar 1% akan meningkatkan kinerja sebesar 1,022 poin. Koefisien determinasi (R²) sebesar 65% menunjukkan bahwa pengalaman kerja menyumbang 65% terhadap peningkatan kinerja MUA, sedangkan 35% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.
Copyrights © 2025