Perkembangan keberlanjutan UMKM di usaha kafe di Denpasar meningkat pesat sesuai dengan gaya hidup masyarakat, namun masih terdapat hambatan yang berkaitan dengan manajemen keuangan dan penggunaan teknologi digital. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peran literasi keuangan fungsional dan penggunaan teknologi keuangan (fintech) terhadap kinerja UMKM kafe di Kota Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui survei terhadap 60 orang responden yang meliputi pemilik dan pengelola kedai kopi. Hasil analisis regresi mengungkap bahwa literasi keuangan berperan signifikan dalam memperbaiki pengelolaan arus kas, biaya, serta modal. Sementara itu, fintech mendukung kinerja UMKM melalui akses pembiayaan yang lebih mudah, transaksi yang lebih cepat, serta peningkatan efisiensi operasional. Secara simultan, literasi keuangan dan fintech terbukti meningkatkan daya saing, profitabilitas, serta keberlanjutan UMKM kedai kopi di Denpasar.
Copyrights © 2025