Hasanuddin Journal of Sociology (HJS).
VOLUME 6, ISSUE 2, 2024

Melacak Melacak Jejak Pa'busur: Investigasi Agresivitas dan Pemetaan Wilayah Rawan sebagai Upaya Meningkatkan Sense of Security Masyarakat di Kota Makassar

Muh. Hadrianto (Unknown)
Chendra, Rita Ruth Chendra (Unknown)
Abdul Fathin Fawwaz (Unknown)
Amirullah, Andini Riantika Putri Amirullah (Unknown)
Hamzah, Hadi Siswadi Hamran (Unknown)
Georgina Maria Tinungki (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2024

Abstract

Fenomena kriminalitas di Kota Makassar, khususnya tindak pidana pa'busur, perlu mendapat perhatian serius karena berdampak pada keamanan masyarakat. Tindak pidana pa'busur melibatkan penggunaan busur dan anak panah sebagai senjata dan sering dilakukan secara acak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor penyebab serta memetakan wilayah rawan tindak pidana pa'busur di Kota Makassar guna meningkatkan keamanan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pelaku dan korban. Analisis kualitatif menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan klastering K-Means untuk memetakan wilayah rawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, dendam, dan perlindungan diri merupakan faktor utama yang menyebabkan tingginya angka tindak pidana pa'busur. Pemetaan kerentanan mengkategorikan wilayah di Kota Makassar menjadi tiga kategori, yaitu aman, rentan, dan sangat rentan. Wilayah Biringkanaya dan Tallo diidentifikasi sebagai wilayah yang sangat rentan. ABSTRAK Fenomena kriminalitas di Kota Makassar, khususnya pa'busur , memerlukan perhatian serius mengingat dampaknya terhadap rasa aman masyarakat. Pa'busur adalah kejahatan yang menggunakan busur dan anak panah sebagai senjata, seringkali dilakukan secara acak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor penyebab serta memetakan wilayah rawan pa'busur di Kota Makassar guna meningkatkan rasa aman masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran ( mixed-methods ) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pelaku dan korban. Analisis kualitatif menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman, sementara analisis kuantitatif menggunakan metode K-Means clustering untuk memetakan wilayah rawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, balas dendam, dan perlindungan diri adalah penyebab utama tingginya angka pa'busur . Pemetaan wilayah rawan mengelompokkan daerah di Kota Makassar menjadi tiga kategori: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan, dengan Biringkanaya dan Tallo sebagai wilayah sangat rawan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

HJS

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

1. Community Development 2. Conflict and Resolutions 3. Community Disaster 4. Gender and Family 5. Political and Sociology 6. Social Welfare 7. Society and Media 8. Society and Environmental 9. Rural Sociology 10. Urban Sociology 11. Sociology and Marine Society 12. Industrial ...