Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi sumberdaya batubara pada pit selatan PT Mandiri Hijau Buana, Kecamatan Palaran, Kalimantan Timur dengan menggunakan metode poligon. Metode ini dipilih karena relatif sederhana dan mampu memberikan hasil perhitungan dalam waktu yang singkat dengan menentukan area pengaruh di sekitar titik bor. Data penelitian diperoleh dari 10 titik bor yang kemudian dimodelkan menggunakan perangkat lunak Minescape untuk mengetahui geometri seam batubara dalam bentuk 2D. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat satu lapisan batubara pada seam A dengan ketebalan berkisar 3,50–6,17 meter, memiliki kemiringan sebesar 50° pada elevasi 69 mdpl. Estimasi sumberdaya batubara berdasarkan klasifikasi SNI 5015:2019 diperoleh sumberdaya terukur (measured) sebesar 122.211,11 ton dengan luas area 15,31 Ha, sumberdaya tertunjuk (indicated) sebesar 180.600,65 ton dengan luas area 46,11 Ha, dan sumberdaya tereka (inferred) sebesar 220.933,63 ton dengan luas area 63,47 Ha. Hasil ini menunjukkan bahwa metode poligon efektif digunakan untuk menghitung tonase sumberdaya batubara pada daerah penelitian dengan kondisi geologi moderat.
Copyrights © 2025